Bila malam itu bisa berbicara, maka ia akan berbicara dan menemani hatiku yang telah tertimapa luka. Harapan yang tak pernah usai, dan kapan semuanya akan berakhir. Berkecamuk selalu dalam rasa gunah yang menyiksa. Ada sesuatu yang selalu jadi pertanyaan bila kekecewaaan tu datang.
Malam ini suasananya sugguh mendukung untuk ku menangis dan terhanyut dalam sebuah perseteruan dalam hatiku. Dinding-dinding kamarku diam membisu saat ku bercita pada satu buku yang setia temani malam-malamku.
Ku mulai menarikan jemari-jemariku, walau hatiku sedih walau air mataku jatuh dari telaga kedua bola mataku. Walau tak kuasa rasakan kehancurannya, tapi mengapa semua ini terasa tersiksa??
Tanpa daya aku hanya terpaku membisu pada nanar mata yang membasah, sambil ku pegang handphone yang selalu ada tanda bunyi sms yang datang. Bunyi-bunyi itu yang mendatangkan sbercik luka yang dimulai.
Sungguh tak bisa ku bayangkan ketika semua huruf-huruf tu telah membuat kata-kata yang begitu dalam, sampai-sampai aku hanya bisa terdiam. Dan mulailah puncak gemuruhan dalam hatiku bercampur dan meradu tak tau seperti apa. Kalu lah bisa ku lihat mungin dia hancur berkeping-keping.
Begitulah untaian-untaian kata Dzaira meluapkan hatinya yang gundah gulana kepada seseorang yang telah membuatnya luka karena kekecewaan yang belum bisa ia terima karena sebuah pengungkapan yang menyayat hatinya.
Dari sebuah uangkapan-ungkaoan lewat message di phonselnya.
Begitulah untaian-untaian kata Dzaira meluapkan hatinya yang gundah gulana kepada seseorang yang telah membuatnya luka karena kekecewaan yang belum bisa ia terima karena sebuah pengungkapan yang menyayat hatinya.
Dari sebuah uangkapan-ungkaoan lewat message di phonselnya.
Di mulai dari sms pertamanya;
"Nt mlm dek jd nelpon aa? hehe
dan ku balas dengan kata-kata seperti ini
"kpn D blg mo tlpn aa?"
Knp aa kgn y ma D? ayo ngaku?? :D
Tak selang berapa menit ia pun membalasnya
"hahahaa, td a bc haqti dek lg kangen berat gt ma aa. wkwkwkwk
Begitu seterusnya kami canda-canda Dzaira dengan seorang ikhwan yang bernama Farid, sampai memuncak pada pertanyan-pertanyaan tentang hati kedua insan itu,
wait for next story
Knp aa kgn y ma D? ayo ngaku?? :D
Tak selang berapa menit ia pun membalasnya
"hahahaa, td a bc haqti dek lg kangen berat gt ma aa. wkwkwkwk
Begitu seterusnya kami canda-canda Dzaira dengan seorang ikhwan yang bernama Farid, sampai memuncak pada pertanyan-pertanyaan tentang hati kedua insan itu,
wait for next story






